Sabtu, 14 November 2009

Fantastic !! Binatang Yang Bisa Hidup di Luar Angkasa



Tardigrades (dikenal dengan Water Bears) merupakan bagian dari supefilum Ecdysozoa, filum Tardigrada . Ukurannya sangat kecil, hidup di air, dengan kaki berjumlah delapan.
Tardigrades pertama kali dideskripsikan oleh Eprhaim Goeze pada tahun 1773. Nama Tardigrada berarti “pejalan lambat” yang diberikan oleh Spallanzani (1777). Panjang tubuh tardigrades dewasa adalah 1,5 mm, paling kecil ukurannya 0,1 mm, larvanya berukuran 0,05 mm.

Tardigrades bisa ditemukan di semua bagian dunia, mulai dari puncak Himalaya hinngga di dasar samudera, dan dari kutub hingga di bagian ekuator.
Tempat yang paling disukai di tempat berganggang. Di pantai, tanah maupun di air dapat dijumpai binatang mini ini.
Hal yang paling menarik dari hewan ini adalah kemampuan untuk beradaptasi di lingkungan yang sangat ekstrim. Tardigrades dapat bertahan di lingkungan yang beku (0oc) hingga di tempat yang bertemperatur tinggi (151oc). Bahkan dapat bertahan terhadap radiasi 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan jumlah radiasi di mana makhluk hidup lain dapat bertahan. Oleh karena itu, tardigrades dikenal sebagai hewan yang polyextremeophiles .


Dengan kemampuan tersebut, tardigrades merupakan makhluk hidup yang dapat bertahan bila terjadi perang nuklir atau bencana alam lain yang ekstrim. Bahkan tardigrades dapat hidup selama 120 tahun dalam kondisi kering.

Kemampuan unik lainnya dari tardigrades adalah dapat bertahan di keadaan angkasa luar yang hampa udara. Pada satu penelitian di September 2007, tardigrades dapat hidup selama selama 10 hari di lingkungan luar angkasa. Tardigrades yang mengangkasa menggunakan pesawat luar angkasa FOTON-M3 oleh European Space Agency, dapat bertahan hidup dapat keadaan hampa udara, terpapar sinar kosmik, dan bahkan dapat bertahan terhadap radiasi UV matahari 1000 kali lebih tinggi dibandingkan radiasi di permukaan bumi.

Misteri Kalender Maya dan Ramalan Kiamat 2012



Dalam kalender bangsa Maya, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.
Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya bagaikan turun dari langit, mengalami zaman yang cemerlang, kemudian lenyap secara misterius. Mereka menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya membuat orang takjub!
Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka. Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.
Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami ramalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, dimana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia. Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami ‘The Great Cycle’ (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.
Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization). Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya.

Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.
Pada 31 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah “Pintu Langit” saja bagi umat manusia.
Dalam perhitungannya, bangsa Maya tidak menyinggung tentang apa penyebab peradaban kali ini berakhir. Ada sedikit yang kelihatannya jelas, bahwa berakhirnya ‘hari itu’ sama sekali bukan berarti malapetaka apa yang datang menghampiri, melainkan mengisyaratkan kepada seluruh umat manusia akan adanya transisi dalam kesadaran dan spiritual kosmis, selanjutnya masuk ke peradaban baru. Tahun 755 Masehi, seorang rahib Maya pernah meramal, setelah tahun 1991 kemudian, akan ada dua peristiwa penting terjadi pada manusia yaitu kebangkitan kesadaran, dan pemurnian bumi serta regenerasinya.
Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut ‘Periode Regenerasi Bumi”. Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.
Dari titik pandang ilmu pengetahuan umat manusia sekarang, hal itu benar-benar tidak dapat dipercaya. Mungkin saja bangsa Maya sedang membicarakan tentang galaksi Bima Sakti (Milky Way), yang mana ilmu pengetahuan dan teknologi kita belum juga sampai ke solar sistim, seperti pepatah orang Tionghoa mengatakan “Serangan musim panas tidak dapat menjelaskan es di musim dingin”. Fenomena kosmik yang diperlihatkan oleh kalender Maya adalah benar-benar berharga dari suatu penyelidikan yang serius oleh umat manusia sekarang ini.
ARAH RAMALAN ITU
Sejak tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi “pemurnian” dan bagaimana pula terjadi “regenerasi” pada bumi kita ini, tidak disebutkan secara detail oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya (barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?
Mengamati peristiwa besar 10 tahun belakangan ini (1992-2002), kelihatannya karakter alam semesta, ‘Zhen, Shan, Ren,’ (sejati, baik, sabar) yang diajarkan oleh Master Li Hongzhi, sebagai efek yang sedang ‘memurnikan’ hati manusia dan bumi ini. Kami menemukan dua bilangan yang bermakna, pada 1992 adalah persis tahun pertama kalinya Li Hongzhi mengenalkan ajarannya secara terbuka kepada masyarakat, ditengah-tengah kemrosotan moral umat manusia yang parah.. Dari tahun 1992-1999, dalam waktu yang singkat ini, pengikut latihan kultivasi jiwa dan raga ini sudah mencapai hampir 100 juta orang di daratan China. Kini, latihan ini bahkan sudah menyebar kelebih 60 negara. Melalui kultivasi yang terus-menerus, latihan ini dapat mencapai tujuan mengganti sel-sel manusia dengan materi energi tinggi dan meningkatkan moral manusia sesuai karakter alam semesta serta kembali ke jati diri yang asli.
Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang trerbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampoi sistim pengetahuan kita.

Kisah penampakan Pterodactyl di langit Indonesia


Juni 2008, Sekitar 150 mil sebelah timur laut Bali, Sebuah pesawat kecil jenis Britten Norman Islander sedang terbang melayang pada ketinggian 6.500 kaki. Sang pilot yang sedang mengemudikan pesawat itu tiba-tiba dikejutkan dengan sebuah objek besar yang muncul dihadapan mereka. Pilot, dengan ketrampilannya segera menukikkan pesawat ke bawah untuk menghindar. Pilot dan Kopilot hanya melihat objek tersebut selama beberapa detik, namun cukup untuk mengenali objek tersebut sebagai seekor Pterodactyl, burung purba yang sudah punah jutaan tahun yang lalu.


Seorang pembaca blog ini pernah bertanya, Benarkah Pterodactyl pernah terlihat di Indonesia ? Jawabannya Ya ! Penampakan Pterodactyl yang satu ini terdokumentasi dengan baik di dunia Cryptozoology Internasional.

Kembali ke penggalan paragraf diatas, pilot tersebut melihat makhluk itu selama sekitar 5-6 detik sedangkan kopilot sekitar 2-3 detik. Waktu yang sedikit tapi cukup untuk mengidentifikasi makhluk tersebut. Mereka mengaku menyaksikan makhluk itu mengepakkan sayapnya dengan malas.

Beberapa orang beranggapan mereka berdua menyaksikan seekor burung pelikan, namun kedua awak pesawat itu yang merupakan mantan pilot angkatan laut mengatakan bahwa makhluk tersebut terlalu besar untuk ukuran seekor pelikan, lagipula warnanya jauh lebih gelap dibanding pelikan. Dan satu fakta lagi yang menunjukkan bahwa makhluk tersebut bukan pelikan adalah perjumpaannya yang terjadi di ketinggian 6.500 kaki.

Karena tidak menemukan penjelasan, mereka lalu mencari via google dengan mengetik kata "Pterodactyl". Dan lewat situ, mereka menemukan makhluk yang mirip dengan deskripsi Pterodactyl, yaitu Ropen. Lalu mereka berdua memutuskan untuk mengirim email ke Jonathan Whitcomb, seorang peneliti Ropen ternama di dunia, untuk menceritakan perjumpaan mereka dengan makhluk tersebut. Inilah asal mulanya penampakan ini menjadi terkenal ke seluruh dunia.

Ropen, adalah sejenis makhluk terbang raksasa yang mirip dengan Pterodactyl. Ekornya memiliki panjang lebih dari 25% rentang sayapnya dan dipercaya hidup di Papua Nugini. Para saksi menceritakan bahwa ketika Ropen terbang, mereka bisa melihat ia mengeluarkan cahaya.

Namun sesungguhnya para ahli Cryptozoology juga tidak dapat memastikan perbedaannya yang signifikan dengan Pterodactyl. Nama Ropen adalah nama yang diberikan oleh penduduk pulau Umboi di Papua Nugini, tempat dimana makhluk terbang seperti Pterodactyl sering terlihat. Selain Ropen, makhluk sejenis ini dikenal dengan nama-nama seperti Ahool, Duwas, Indava, Seklo Bali dan Kundua. Nama-nama yang berbeda ini diberikan oleh para penduduk lokal sesuai dengan bahasa masing-masing.

Jadi sebenarnya ada kemungkinan bahwa Ropen, Pterodactyl dan nama-nama lain yang saya sebut adalah makhluk yang sama. Mungkin para ilmuwan lebih suka menggunakan nama Ropen dikarenakan mereka percaya bahwa Pterodactyl telah punah puluhan juta tahun yang lalu.

Sayang, informasi mengenai perjumpaan ini tidak terlalu detail. Apakah pilot dan kopilot pesawat berkebangsaan Indonesia ? atau berkebangsaan asing ? Pesawat kecil itu disebut terbang dari Australia menuju Bali sehingga ada kemungkinan pilot tersebut berkebangsaan Australia. Untuk alasan-alasan tertentu, mereka menolak jati diri mereka diungkap ke publik. Saya juga tidak dapat menemukan informasi lebih lanjut mengenai peristiwa ini.

Wow, Ada Ubur-ubur Berwarna Pelangi


Seekor ubur-ubur yang hidup di perairan Pulau Tasmania, Australia, sangat unik dengan nyala warna-warni pelangi, merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu berderet di bagian bawah tubuhnya.
Saking uniknya, seorang pakar ubur-ubur pun langsung yakin bahwa ubur-ubur itu sebagai spesies baru waktu melihatnya pertama kali.
Warna-warni pelangi terlihat di bagian cilia, sepasang alat tubuh mirip rambut yang bergerak serempak saat ubur-ubur berenang di perairan. Nyala pelangi tersebut tidak dihasilkan sendiri oleh tubuh ubur-ubur seperti hewan bioluminiscent, tetapi dari pantulan cahaya yang jatuh ke permukaan cilia tersebut.
“Spesies baru ini masuk dalam Ctenophora, kelompok hewan yang aneh dan belum banyak diketahui,” kata Lisa Gershwin yang merupakan kurator ilmu alam di Museum dan Galeri Seni Ratu Victoria di Tasmania. Untuk seekor ubur-ubur, ukuran tubuhnya relatif besar dengan panjang 13 sentimeter.
Meski demikian, tubuh hewan tak bertulang belakang itu sangat rapuh. Buktinya, saat terkena jaring untuk diangkat ke permukaan, tubuhnya langsung rusak.
Gershwin menemukannya saat melakukan observasi menggunakan tangki khusus yang memudahkannya mengamati hewan-hewan bawah air. Ini merupakan spesies ubur-ubur ke-159 yang pernah ditemukannya.

EXPRESSING SYMPATHY & FEELING


EXPRESSING SYMPATHY

Sympathy is defined as a feeling or expression of compassion for the suffering of another person. There are many means at our disposal, some traditional and some modern, that we can use to express sympathy in the days and weeks after someone we know loses a loved one.

The first thing that probably came to mind when you came to this site was sending flowers. Indeed, flowers are still the most popular option. In our culture, flowers are universally associated with feeling better in a variety of circumstances. Their bright colors and pleasant scents have a positive effect on us even at subconscious levels. Live plants and floral wreaths are possible variations.

A sympathy card, particularly one with a personalized note, may be kept forever. A message sharing a treasured memory of the deceased if you knew him or her or a note expressing your fondness for the card's recipient in addition to your feelings about the loss are thoughtful touches.

EXPRESSING SYMPATHY IN ANY SITUATION

A few years ago, Arthur, a favorite neighbor of mine died. Over the years I'd grown close to him and his charming wife Vivian, a spry 70-something, and was devastated by the loss.
Since his death, Vivian and I have gone on many walks together, reminiscing about Arthur and growing as friends. One day she told me how months later, she still receives gifts in his honor – donations, flowers and the like – but it is the handwritten cards that mean the most.
On that note, Crane offers a wide selection of sympathy cards and stationery for handwritten condolences and acknowledgements. While it's best to avoid anything lighthearted or playful at this time, remember that death is also a celebration of life. With this in mind, Crane's watercolor Gladiolus notes are truly lovely.
Unfortunately, many of us avoid writing sympathy notes, not because we're lazy or do not care, but simply because we're at a loss for words. What could we possibly say to a grieving widow? The short answer is anything.
The key to writing a meaningful sympathy note is to be genuine and personal. Simply express your condolences and share a few words of sympathy. Including a personal memory is a lovely and welcome addition. Some people are reticent to do this, fearing they will sadden the grieving person more. Actually the reverse is true. Sharing stories helps the grieving process by keeping the memory of the deceased alive. Finally, depending on your relationship, you might also offer to help in this time of need. Here is a sample sympathy message:
If you are writing a tribute for an online memorial or if you are sending a sympathy card or message to someone who has suffered a bereavement it can be difficult to find the right words.
Example of Sympathy Message :

Example 1
Dear Sylvia,
We are so sorry for your loss. Henry was such a wonderful person, and we are going to miss him very much. I'll never forget coming home from Jeff's sabbatical to find our garden weeded and in full bloom thanks to Henry's care and attention. We'll always remember his thoughtful nature – and, of course, his green thumb.
Please let us know if you would like us to pick up Dan and Paula from the airport.
Our thoughts are with you,
Anna and Jeff

Example 2
”Dear Joe and Sue, Our thoughts and prayers are with you during this difficult time.We are sorry for your loss.
Love, Bill and Family”

If you're still struggling, Florence Isaacs' My Deepest Sympathies offers excellent advice to help you craft even the most difficult notes.

EXPRESSING FEELING

Here are "handles" to express your emotional state.
I THINK AND I FEEL RULE
If you can substitute "I am" for "I feel", you have expressed a feeling. If you can substitute "I think" for "I feel", you have expressed a thought or a judgment.
Summary of Emotional Fitness
1. Notice: Ask yourself What am I feeing right now? Stay with the question a few moments if the answer doesn’t come right away. This is when it is importance not to give up. Be patient with yourself. Let the feeling be with you slowly.
2. Name: Use a word or words to name the feeling(s) you have. If you are alone, say the name(s) out loud: I’m really nervous about this exam.
3. Express: How can you externalize the feeling(s) right now? Use your imagination. Tell someone what you’re feeling. Find some “anxious” music on the radio, make and unmake a fist, sing, yell, write, sigh, smile. Do you see? It really make no difference what you do! Do something-anything! –to express the feeling.
From “Nothing’s Wrong: A Man’s Guide to Managing His Feelings” by David Kundtz.


FEELINGS

HAPPY
Thrilled, ecstatic, overjoyed, excited, elated, sensational, exhilarated, fantastic, terrific, euphoric, enthusiastic, delighted, marvelous, great, happy, serene, wonderful, up, jovial, glad, contented, satisfied, gratified, pleased.
CARING Tenderness toward, affection for, devoted to, adoration, loving, cherish, fond of, regard, respectful, admiration, concern for, hold dear, prize, taken with, trust, close to, warm toward, friendly, like, positive toward.

DEPRESSED
Inadequate, dejected, hopeless, alienated, depressed, gloomy, dismal, bleak, in despair, empty, barren, grieved, grief, despair, grim, distressed, upset, downcast, sorrowful, demoralized, discouraged, miserable, pessimistic, tearful, demoralized, discouraged, miserable, pessimistic, tearful, weepy, rotten, awful, horrible, terrible, blue, lost, melancholy, unhappy, down, low, bad, blah, disappointed, sad, glum.

INADEQAUATE
Worthless, good for nothing, washed up, powerless, helpless, impotent, crippled, inferior, emasculated, useless, finished, like a failure, inadequate, whipped, defeated, incompetent, inept, overwhelmed, ineffective, lacking, deficient, unable, incapable, small, insignificant, unfit, unimportant, incomplete, no good, immobilized, lacking confidence, unsure of yourself, uncertain, weak, inefficient.

FEARFUL
Terrified, frightened, intimidated, horrified, desperate, panicky, terror-stricken, dread, vulnerable, horrified, desperate, panicky, terror-stricken, dread, vulnerable, paralyzed, afraid, scared, fearful, apprehensive, jumpy, shaky, threatened, distrustful, risky, alarmed, butterflies, awkward, defensive, nervous, anxious, unsure, hesitant, timid, shy, worried, uneasy, bashful, embarrassed, ill at ease, doubtful, jittery, on edge, uncomfortable, self-conscious.

CONFUSED
Bewildered, puzzled, baffled, perplexed, trapped, confounded, in a dilemma, befuddled, in a quandary, full of questions, confused, mixed-up, disorganized, foggy, troubled, adrift, lost, at loose ends, going around in circles, disconcerted, frustrated, flustered, in a bind, ambivalent, disturbed, helpless, uncertain, unsure, bothered, uncomfortable, undecided.

HURT
Crushed, destroyed, ruined, degraded, pained, wounded, devastated, tortured, disgraced, humiliated, anguished, cast off, forsaken, rejected, discarded, hurt, belittled, shot down, abused, depreciated, criticized, defamed, censured, discredited, disparaged, laughed at, maligned, mistreated, ridiculed, devalued, scorned, mocked, scoffed at, used, exploited, debased, slammed, slandered, impugned, cheapened, put down, neglected, overlooked, minimized, let down, unappreciated, taken for granted.

ANGRY
Furious, enraged, seething, outraged, infuriated, burned-up, pissed-off, fighting mad, violent, indignant, hatred, bitter, galled, vengeful, hateful, vicious, resentful, irritated, hostile, annoyed, upset with, agitated, mad, aggravated, offended, antagonistic, exasperated, belligerent, mean, spiteful, vindictive, uptight, disgusted, bugged, turned off, put out, miffed, irked, perturbed, ticked off, teed off, chagrined, cross, dismayed, impatient.

LONELY
Isolated, abandoned, all alone, forsaken, cut off, lonely, alienated, estranged, remote, alone, apart from others, insulated from others, left out, excluded, lonesome, distant, aloof.

GUILT-SHAME
Sick at heart, unforgivable, humiliated, disgraced, degraded, mortified, exposed, guilty, remorseful, crummy, to blame, lost face, dishonored, demeaned, regretful, wrong, embarrassed, at fault, in error, responsible for blew it, goofed, lament.



TALKING ABOUT YOUR FEELINGS


Sometimes the toughest thing about feelings is sharing them with others. Sharing your feelings helps you when your feelings are good and when they aren't so good. Sharing also helps you to get closer to people you care about and who care about you. When people talk about feelings, they sometimes use the word "emotions."

Focusing on Your Feelings
You can't tell your friends what's inside your backpack if you don't know what's in there yourself. Feelings are the same way. Before you can share them with anyone, you have to figure out what feelings you have.
Making a list of your feelings can help. You can do this in your head or by writing it out on a piece of paper or even by drawing pictures. Is something bothering you? Does it make you sad or angry? Do you feel this emotion only once in a while or do you feel it a lot of the time?

When you're trying to figure out your feelings, it might help to remember something that happened and think about how it made you feel. Then you can say, "I feel sad when my friend doesn't play with me" or "I feel angry when my brother always wins at baseball." This can help you figure out your own feelings. It also gives the person you're talking with more information about what's bothering you.

Why Talk About Your Feelings?
The way a person feels inside is important. It can be really hard not to tell anyone that you're feeling sad, worried, or upset. Then, it's just you and these bad feelings. If you keep feelings locked inside, it can even make you feel sick!

But if you talk with someone who cares for you, like your mom or dad, you will almost always start to feel better. Now you're not all alone with your problems or worries. It doesn't mean your problems and worries disappear magically, but at least someone else knows what's bothering you and can help you find solutions.

Your mom and dad want to know if you have problems because they love you and they want to know what's happening in your life. But what if a kid doesn't want to talk with mom or dad? Then find another trusted adult, like a relative or a counselor at school. Maybe this person can help you talk with your mom and dad about your problem or concern.

How to Talk About Your Feelings
Once you know who you can talk with, you'll want to pick a time and place to talk. Does it need to be private, or can you talk with your brother and sister in the room? If you think you'll have trouble saying what's on your mind, write it down on a piece of paper. If the person doesn't understand what you mean right away, try explaining it a different way or give an example of what's concerning you. Is there something you think could be done to make things better? If so, say it.

Some kids - just like some adults - are more private than others. That means some people will feel more shy about sharing their feelings. A kid doesn't have to share every feeling he or she has, but it is important to share feelings when a kid needs help. You don't have to solve every problem on your own. Sometimes you need help. And if you do, talking about your feelings can be the first step toward getting it.